Sabtu, 05 Januari 2008

boy tirajoh

Hanya saja, Boy memberi batasan-batasan untuk peran yang diambilnya. “Mau peran apa pun saya ambil, tapi tidak dengan peran yang berurusan dengan moral, seperti peran memperkosa anak sendiri. Itu saya keberatan. Secara moral ‘kan nggak bagus, apalagi anak pertama saya perempuan. Lebih lanjut Boy mengatakan, dari dulu ia selalu memegang teguh komitmen, hidupnya bukan untuk film, tapi untuk keluarganya.


Lantas apa yang membuat Boy bisa tetap eksis sampai sekarang? Boy bilang, akting bidang yang ia kuasai. “Sejauh ini, inilah yang memberi banyak rezeki dan pemasukan buat saya. Walaupun Insya Allah saya sedang mencoba bidang lain,” katanya lugas. Meski sudah hidup layak, Boy tidak akan pernah lupa masa-masa pahitnya beberapa tahun silam. Boy mengaku, tiga kali mengalami keterpurukan. Sampai suatu ketika, saking terpuruknya, ia pernah jalan dari Jalan Palmerah, menuju kawasan Roxy, Jakarta, yang jaraknya lebih dari sepuluh kilometer.
boy tirajoh
  Usia aktor senior Boy Tirajoh (53) sudah tidak lagi muda. Tak heran, beberapa tahun belakangan ini, ia selalu kebagian peran seorang bapak di sinetron yang dibintanginya. Termasuk di Cinta Fitri (jadi bapak Farrel yang diperankan Teuku Wisnu). Bagi pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 25 Juli 1954 ini, itu metamorfosa kariernya yang telah dirintis sejak 1973. “Saya mengalami semua proses ketika berperan sebagai remaja, lebih dewasa, jadi bapak muda, akhirnya jadi bapak yang anaknya juga sudah menikah. Nggak ada masalah. Soalnya, itu sudah komitmen saya, peran apa aja, harus dapat dimainkan semaksimal mungkin,” kata Boy yang ditemui di lokasi syuting Cinta Fitri di kawasan Ciganjur, Jakarta, belum lama ini.
 blog it

2 komentar:

lucky guy mengatakan...

saya salut baget dengan beliau saya yang gak pernah dapat perhatian dari papa sangat iri dengan anak2nya, semoga beliau sukses selalu

Saeriprasetyo mengatakan...

Top dehh om boy